Skip to main content

4 Parameter yang Bisa Digunakan Mengukur Efektivitas Content Marketing

 Content marketing dinilai sebagai salah satu strategi pemasaran yang harus dilakukan dalam berbisnis. Strategi ini dinilai efektif karena tidak hanya fokus pada pemasaran saja, tapi juga dalam hal kualitas konten yang dihadirkan. Kunci utamanya adalah konten yang berkualitas dan sesuai dengan minat audiens. Agar content marketing dapat berjalan dengan efektif, perlu adanya parameter atau metrik tertentu yang bisa menjadi patokan keberhasilan suatu content marketing. Berikut adalah beberapa metrik penting yang harus diketahui oleh bisnis marketer.

1. Consumption Metrics

Pada dasarnya, consumption metrics digunakan untuk mengukur seberapa banyak pengunjung atau audiens yang melihat konten yang Anda buat. Elemen-elemen yang bisa diamati pada metrik ini seperti website traffic, page views, video views, document views, dan sebagainya.

Source: miword.com

Misalnya, apabila perusahaan Anda memiliki website atau sebuah blog, metrik ini merupakan ukuran untuk mengetahui seberapa besar traffic ataupun page views dari website perusahaan Anda. Sementara untuk Youtube misalnya, consumption metrics dilihat dari seberapa banyak jumlah views dari konten video yang Anda buat.

Consumption metrics dapat diamati menggunakan tools dari pihak ketiga seperti Google Analytics, Youtube Insight, Instagram Insight, dan sebagainya. Hasil dari pengukuran metrik ini dapat digunakan untuk memberikan pertimbangan dalam pelaksanaan content marketing ke depannya, sehingga lebih sesuai dengan realita yang ada.

2. Sharing Metrics

Sharing metrics merupakan salah satu yang paling populer karena implementasinya yang mudah. Indikator keberhasilan dari metrik ini adalah jumlah share dari konten yang Anda buat. Elemen-elemen yang diamati misalnya, likes, shares, tweets, dan sebagainya.

Source: business.tutsplus.com

Metrik ini juga bisa menjadi indikator dari kualitas konten Anda. Maksudnya adalah, semakin bagus konten Anda, maka jumlah share juga akan semakin meningkat. Selanjutnya Anda juga bisa mengetahui jenis konten apa yang paling diminati oleh audiens, sehingga ke depannya Anda bisa membuat konten dengan lebih fokus pada minat dan kebutuhan audiens Anda.

Untuk mengukur sharing metrics Anda bisa menggunakan tools seperti Buzzumo, Ahrefs, ContentStudio, dan lain sebagainya. Tools tersebut dapat menyajikan informasi berupa konten mana saja yang paling banyak di-share. Selain itu, Anda juga bisa mendapatkan berbagai data penting lainnya yang berhubungan dengan content marketing.

3. Lead Generation Metrics

Lead generation metrics digunakan untuk melihat seberapa banyak audiens Anda yang bersedia memberikan informasi pribadinya ataupun melakukan tindakan tertentu setelah mengkonsumsi konten Anda, misalnya pengisian formulir, download, berlangganan email, berlangganan blog, menuju URL tertentu, dan sebagainya.

Misalnya, seorang pengunjung website Anda memutuskan untuk berlangganan email setelah membaca beberapa artikel. Dalam berlangganan email, biasanya orang tersebut akan diminta mengisi formulir tertentu yang berisi alamat email, nama lengkap, ataupun informasi lainnya.

Keberhasilan konten Anda untuk mempengaruhi audiens untuk melakukan tindakan tertentu bisa menjadi tolok ukur efektivitas dari content marketing yang Anda lakukan. Pada akhirnya, lead generation metrics bisa memberikan peluang yang lebih baik untuk mengubah audiens biasa menjadi konsumen.

4. Customer Loyalty Metrics

Pada dasarnya metrik ini lebih fokus pada audiens yang sudah menjadi konsumen Anda. Dalam menjalankan bisnis, selain menjaring konsumen baru, Anda juga tidak boleh melupakan konsumen yang sudah ada sebelumnya.

Salah satu yang harus Anda lakukan adalah menjaga loyalitas mereka kepada brand Anda. Beberapa indikator dalam metrik ini misalnya berapa persentase konsumen yang masih mengkonsumsi konten Anda.

Selain itu, Anda juga bisa melihat indikatornya dari pengulangan atau pembaruan atas langganan yang sudah dilakukan sebelumnya. Sebagai contoh, jika Anda memiliki layanan berlangganan premium tertentu, apakah konsumen tersebut bersedia untuk memperbarui langganannya setelah masa berlakunya habis? Bagaimana konten yang Anda buat dapat mempengaruhi mereka untuk memperbarui/memperpanjang langganannya? Pertanyaan-pertanyaan tersebut dapat Anda jawab melalui metrik ini.

Demikian pembahasan mengenai 4 parameter untuk mengukur efektivitas content marketing. Agar bisnis Anda semakin berkembang, Anda juga perlu melakukan inovasi-inovasi berbasis teknologi. Setujukah anda? silahkan komen kalau ada yg mau ditambahkan... salam SUKSES!


dikutip dari artikel Xendit.

Comments

Popular posts from this blog

Business Strategies to Fight Low-Cost Rivals

It’s easier to fight the enemy you know than one you don’t. With gale-force winds of competition lashing every industry, companies must invest a lot of money, people, and time to fight archrivals. They find it tough, challenging, and yet strangely reassuring to take on familiar opponents, whose ambitions, strategies, weaknesses, and even strengths resemble their own. CEOs can easily compare their game plans and prowess with their doppelgängers’ by tracking stock prices by the minute, if they desire. Thus, Coke duels Pepsi, Sony battles Philips and Matsushita, Avis combats Hertz, Procter & Gamble takes on Unilever, Caterpillar clashes with Komatsu, Amazon spars with eBay, Tweedledum fights Tweedledee. However, this obsession with traditional rivals has blinded companies to the threat from disruptive, low-cost competitors. All over the world, especially in Europe and North America, organizations that have business models and technologies different from those of market leaders are mus...

Instant IG Profile Verified, instant gratification or not?

Instant IG Profile Verified, instant gratification or not?     Ever wondered when IG (Instagram) account still not Verified or have a blue tick beside it? and you deseperately want to make it Verified?     you got in the right place, just follow me in this..     use Google Chrome browser, see your instagram account profile (www.instagram.com/"username")      1.    now, choose your favorite Verified IG Account that you know, click and select the name, right click and choose inspect         2.    in the inspect area, copy the below selected line         3.     do the same thing until inspect in your account, and choose "edit HTML" and paste previous line that you copied.         4.      so the format become like this.                               ...

Build a Startup? Read this Business Strategy with "New Lanchester Strategy" first...

Little background from the founder, Frederick W. Lanchester was born on October 23, 1868, in London, England. After graduating from the Royal College of Science, he built England’s first gasoline-powered automobile at the age of 28. At the age of 31, he founded a consulting firm, the Lanchester Car Company and was responsible for many of the significant inventions in the automobile industry at the time including disc brakes, power steering, four wheel drive and fuel injection. His engineering talents soon found their way into aviation and with the publication of two notable papers in 1907:  The Theory of Rotation and Lift , and a two-volume treatise on aerodynamics,  Aerial Flight . The ideas proposed in these papers were later incorporated into airfoil theory by the German physicist Ludwig Prandtl, and are still used today, known as the  Lanchester-Prandtl Three Dimensional Airfoil Theory . During World War I, Lanchester took an interest in the air war that raged over Eu...